Blog

HomeArtikelTips dan Cara Perawatan Kolam Renang : Penyedotan / Vacuum
Jasa Pembuatan Kolam Renang JogjaJasa Pembuatan Kolam Renang Jogja

Tips dan Cara Perawatan Kolam Renang : Penyedotan / Vacuum

Perawatan kolam renang yang tepat dan benar akan merekomendasikan untuk menyedot (memvakum) kolam renang Anda. Beberapa pemilik kolam renang memilih untuk memanfaatkan peralatan pembersih otomatis kolam renang, tapi kebanyakan pemilik kolam renang pribadi memilih untuk menggunakan peralatan pembersih kolam renang standar. Di artikel ini kita akan membahas pembersihan kolam renang dengan menggunakan peralatan standar. Ikuti cara dibawah ini untuk memvakum kolam renang secara manual di kolam inground maupun above-ground.

Persiapan Memvakum kolam renang.

Jasa Pembuatan Kolam Renang Jogja

  1. Sebelum melakukan proses vakum, pastikan Anda sudah membersihkan kotoran pada permukaan air kolam renang yang terlihat. Seperti dedaunan, plastik, ranting, dan lainnya.
  2. Rakitlah perawatan vakum, mulai dari kepala dan gagangnya. Lalu, sambungkan selang vakum ke kepala vakum. Tambahan, jika diperlukan Anda dapat menambahkan sikat yang dapat ditempelkan di vakum. Biasanya saat membeli vakum set, sudah terdapat sikat yang dapat langsung dihubungkan ke kepala vakum.
  3. Turunkan valkum hingga ke dasar kolam. Mulai dari kepala hingga ujung gagang vakum. Gunakan kedua tangan Anda untuk menurunkan / menenggelamkan kepala vakum ini sampai dasar kolam secara bergantian antara kiri dan kanan. Pastikan pegang dengan erat, kalo gagangnya jatuh bisa repot kita mengambilnya, apalagi jika kolam renangnya dalam. 🙂 Cara ini, akan mendorong udara yang berada pada selang atau (hose vakum) ke atas bersamaan dengan masuknya air. Anda dapat memastikan bahwa cara yang Anda terapkan tempat saat air keluar dari selang spiral vakum.
  4. Sambungkan ujung selang sepiral yang bebas ke jalur inlet sistem sirkulasi. Sebagai contoh, jika kolam renang Anda bertipe skimmer, maka bukalah keranjang skimmer dan sambungkan ujung selang ini ke dalam lubang jalur sirkulasi yang ada di balik skimmer. Sedangkan untuk tipe kolam renang overflow dan semi-overflow sambungkan ujung hose ke pipa vakum (jalur inlet)

Selanjutnya, kita akan memulai untuk memvakum kolam renang. Ada dua jenis pemvakuman kolam renang yang disesuaikan dengan tingkat kekotoran dasar / lantai kolam renang.  Kedua jenis ini yaitu Vakum Biasa untuk perawatan rutin dan Vakum Buang untuk perawatan tingkat ekstra saat lantai kolam renang terlihat kotoran yang tebal.

Perbedaan vakum biasa dan vakum buang ini terletak pada kondisi tuas control filter kolam renang. Untuk vakum biasa arahkan tuas kontrol ke posisi filter, karena kotoran tidak terlalu banyak sehingga tidak akan membebani filter terlalu berat. Untuk vakum buang, posisikan tuas kontrol filter ke posisi waste, sehingga air kotor terbuang keluar langsung tanpa melalui filter. Karena tingkat kekotoran lantai yang tebal dan banyak akan membuat filter Anda cepat kotor, maka dari itu, hasil hisapan air kotor akibat terurainya kotoran atau noda di dasar / lantai kolam renang dapat langsung dibuang ke luar. Setelah selesai melakukan vakum buang, ketinggian air kolam renang akan berkurang karena air yang di buang, sehingga Anda mungkin perlu menambahkan air kolam renang.

Perhatikan !!! pastikan saat Anda merubah atau memindah posisi tuas control kondisi pompa mati (off).

Mulai memvakum kolam renang.

  1. Setelah Anda memutuskan untuk vakum biasa atau vakum buang, dengan menyesuaikan posisi tuas kontrol. Anda dapat memulai proses vakum kolam renang. Nyalakanlah pompa sehingga vakum Anda memiliki tenaga hisap dari pompa.
  2. Dorong maju mundur seperti saat Anda memvakum kotoran di lantai rumah. Untuk vakum biasa, lakukan proses vakum ini hingga seluruh permukaan telah tergosok / terlewati vakum. Sedangkan untuk vakum buang, agar tidak terlalu banyak air yang terbuang, Anda hanya perlu melakukan proses vakum buang hingga kotoran di area tertentu telah hilang atau terhisap.
  3. Setelah proses selesai, Anda dapat mematikan mesin pompa. Perhatikan, jangan angkat peralatan vakum dari kolam renang sebelum mesin pompa benar-benar berhenti / mati. Agar tidak ada udara yang masuk ke sistem sirkulasi. Letakanlah gagang vakum di pinggir kolam sehingga tidak jatuh, posisikan kepala vakum tetap berada di dalam air, barulah matikan mesin pompa.
  4. Proses vakum sudah selesai, Anda dapat mengankat vakum dan melepaskan part-part nya seperti semula, Jangan lupa untuk mengembalikan setting sistem sirkulasi kolam renang ke kondisi semula.

Tambahan, setelah melakukan proses vakum buang, disarankan untuk melanjutkan dengan proses vakum biasa ke seluruh permukaan dasar kolam renang. Agar hasil lebih maksimal, dan kotoran atau noda yang tidak terangkat saat proses vakum buang, dan terlarut ke air dapat terfilter melalui bantuan proses vakum biasa. Pastikan Anda mematikan pompa terlebih dahulu seperti yang dijelaskan di no.3 diatas. Setelah vakum buang selesai, tetap posisikan kepala atau head vakum di dalam air, matikan pompa dan ubahlah tuas kontrol ke arah filter. Selanjutnya Anda tingal melakukan proses vakum biasa yang telah di jelaskan di atas.

Lakukanlah vakum biasa secara rutin untuk menghindari terjadinya pengendapan atau penumpukan berbagai macam kotoran, noda, alga, logam, dll. Jangan lupa untuk melanjutkan proses perawatan air kolam renang dan menjaga keseimbangan air kolam renang.

Written by / 114 Articles

Kami adalah Kontraktor Kolam Renang menangani desain,pembuatan,perawatan dan renovasi kolam renang dengan pengalaman puluhan tahun dan klien yang tersebar di Jawa dan Luar Jawa. Kami mengutamakan kualitas dan kepuasan Pelanggan. Info dan Konsultasi hubungi: 081287115614

error: Content is protected !!
LIVECHAT WHATSAPP