Blog

HomeArtikelMengenali Karakteristik Kolam Renang Di Rumah
Jasa Pembuatan Kolam Renang JogjaJasa Pembuatan Kolam Renang Jogja

Mengenali Karakteristik Kolam Renang Di Rumah

Bagaimana kondisi kolam renang Anda saat ini ? apakah tergolong baik, buruk, atau sangat meprihatinkan. Kondisi ini dapat Anda nilai dari sekilas mata memandang kolam renang, bagaimana kondisi kejernihan airnya, kebersihan lingkungan sekitar, dan yang pasti kondisi keidealan air kolam renang itu sendiri.

Beberapa orang di antara kita sering menunda atau mengatakan pada dirinya sendiri “Ah, minggu depan saja membersihkan kolam renangnya” ataupun menunda untuk chemical treatment / perawatan kolam renang dengan bahan kimia. Entah karena melihat kolam masih bersih dan dirasa belum perlu perawatan, ataukah justru kolam renang sudah pada kondisi yang buruk dan cukup merepotkan untuk perawatan, akhirnya di tunda untuk minggu depan. Hem… saat kembalinya melihat kolam renang di minggu selanjutnya, Baaa…. 🙂 kolam renang berubah menjadi hijau.Jasa Pembuatan Kolam Renang Jogja

Mengenali karakteristik dan kebutuhan kolam renang yang Anda miliki secara spesifik, Pahamilah bahwa kolam renang yang Anda milki adalah spesial, karena tidak ada kolam renang yang benar-benar sama. Walaupun ukuran sama dan desain yang sama, faktor lingkungan akan mempengaruhi pada frekuensi perawatan kolam renang. Jadi, ketahuilah karakteristik kolam renang di rumah Anda untuk lebih mengenal dan dapat mencegah segala hal yang menggangu kondisi kolam renang Anda. Hal pertama yang perlu Anda ketahui adalah volume air kolam renang. Karena volume ini akan mempengaruhi keperluan kadar bahan kimia untuk chemical treatment. Semakin banyak volume air, akan memerlukan lebih banyak bahan kimia.


Mengukur Kolam Renang dan Menghitung Volume Airnya.

Rata-rata dimensi yang sering digunakan atau umum kita temui di kolam renang pribadi sekitar 3-5 meter dengan perbandingan panjang yang sering digunakan 1 : 2 ( lebar : panjang ). Dengan kedalaman 0.9 meter untuk yang dangkal dan 2,5 – 4,5 m untuk yang dalam. Nah, kolam renang ini kurang lebih memiliki volume air 10rb – 15rb gal. Atau sekitar 35.000 liter – 60.000 liter.

Sebelum masuk ke cara menghitung volume air kolam renang, mari kita simak sekilas tentang bagaimana cara mengukur dimensi kolam renang. Karena, untuk menghitung volume kita memerlukan angka dari hasil ukur panjang, lebar, tinggi. Cara menghitung ini pada prinsipnya sama seperti pelajaran matematika tentang bangun dan ruang. Hanya saja, kita akan menerapkan ilmu tersebut ke pada realita kolam renang yang ada. Karena kita hanya membutuhkan hasil yang mendekati Angka real, maka kita dapat sedkit menyederhanakan bentuk kolam renang yang ada di rumah. Semisal bentuk kolam renang kita oval tak beraturan, atau memiliki tingkat kemiringan lantai dasar kolam sebagai pemisah antara bagian kolam yang dangkal dan dalam.

Akan semakin mudah jika penjelasan kali ini disertai dengan gambar, sebagai ilustrasi. Berikut ini contoh gambar kolam renang yang akan kita ukur.

Jasa Pembuatan Kolam Renang Jogja

Ukurlah bagian-bagian di atas dan catatlah hasil ukurnya dalam satuan meter. Untuk lebih mempermudah, masukkanlah angka tersebut dan hitunglah mengikuti serangkaian cara di bawah ini.

  1. Dengan alat ukur, ukurlah panjang dari kolam renang Anda dan masukkan angka hasil ukur dibawah ini.
    Total Panjang = ________________ &  Total Lebar = ____________________
  2. Buatlah rata-rata kedalaman kolam renang Anda sesuai kondisi di sana. Sebagai contoh, jika kedalaman dibagi menjadi dua seperti gambar di atas, lakukan perhitungan rata-rata kedalaman dengan cara mengukur masing-masing kedalaman zona tersebut.
    Kedalaman Zona A = ________________
    Kedalaman Zona B = ________________

    Tambahkan Kedua Angka dari Zona A dan B di atas.

    Dalam Zona A + Dalam zona B = _______________

    Bagilah dengan Banyaknya zona, dalam hal ini ada 2 zona A dan B, maka bagilah dengan 2.(Dalam Zona A + Dalam Zona B) / dibagi 2 = _____________ Rata-Rata Kedalaman

     

  3. Dari hasil langkah 1 dan 2 di atas, tuliskan Angka tersebut di bawah ini,

    Total Panjang ____    X   Total Lebar _____X Rata-Rata Kedalaman ______

    = __________ Meter Kubik.

  4. Konversikan Meter Kubik ke satuan Gallon / liter sesuai kondisi yang diperlukan.

Bagaimana kolam renang Anda bekerja

Sistem yang ada di kolam renang kita sebut sebagai sistem sirkulasi, dimana air akan diputar melalui filter untuk tetap menjaga kebersihannya, kegiatan penyaringan ini kita sebut sistem filterasi. Prosedur kerja sistem sirkulasi cukup mudah untuk dipahami. Tenaga yang digunakan untuk mengerakan air melalui jaringan pemipaan didapat dari pompa saat dinyalakan. Pompa akan menarik air dari main drain dan skimmer (tergantung instalasi yang ada di kolam renang Anda). Air yang kotor akan ditarik melalui jaringan pemipaan yang diarahkan ke alat filter kolam renang. Kotoran-kotoran yang berbentuk besar akan tersangkut di keranjang skimmer seperti dedaunan, ranting, plastik dll. Sedangkan air kotor masih akan diteruskan ke filter, Nah, kotoran-kotoran kecil ini akan tersaring di filter. Sehingga air yang telah melalui sistem filter (air bersih) akan dikembalikan ke kolam renang melalui jalur outlet. Untuk lebih lengkap dan mendetail tentang sistem sirkulasi, Anda dapat menyimak artikel tentang Mengenal Sistem Sirkulasi Kolam Renang

Dua skema sistem sirkulasi dan filterasi yang sering di aplikasikan di kolam renang Indonesia.

Jasa Pembuatan Kolam Renang Jogja

Sistem filterasi satu jalur, Memiliki jalur pimpa sistem sirkulasi yang mengambil air kotor (inlet) dari skimmer dan main drain, kedua elemen itu terhubung pada satu jalur yang menuju ke pompa dan diteruskan ke filter (warna merah). Setelah melalui filter, air bersih yang telah tersaring akan dikembalikan ke kolam renang mellaui jalur outlet (Filter – Kolam Renang).

Jasa Pembuatan Kolam Renang Jogja

Sistem filterasi dengan banyak jalur, Berbeda dengan satu jalur yang menghubungkan skimmer dan main drain, untuk sistem filterasi multi jalur, instalasi jalur pemipaannya di pisah. Seperti terlihat pada gambar di bawah, ada 3 jalur (sesuai kebutuhan) yang membawa air kotor dari kolam renang menuju pompa. Sebelum mencapai pompa, ada tuas-tuas / switch untuk membuka dan menutup jalur, dengan adanya switch ini, kita dapat mengatur jalur-jalur yang diperlukan sesuai kondisi yang ada.


Mengenali Peralatan yang ada di kolam renang

Mengenal karakteristik kolam renang tak lepas dari peralatan yang ada di sana. Anda juga perlu memahami peralatan-peralatan ini, baik dari segi fungsi, cara perawatan, cara kerja dan tentunya part-part yang ada di dalamnya. Sehingga jika terjadi permasalahan pada kolam renang, kita dapat melakukan penditeksian dini. Untuk perawatan, Anda juga perlu melakukan cek pada peralatan yang ada di kolam renang. sehingga kondisi kolam renang secara KESELURUHAN dapat berjalan optimal dan efisien.

Media filter (catrid, pasir, D.E) untuk memastikan sistem filterasi berjalan efisien, kita perlu untuk melakukan perawatan dan pengecekan rutin pada media filter yang ada di dalam mesin filter kolam renang. Jika kondisi media filter tidak baik / buruk / kotor, maka sistem filterasi kolam renang tidak akan berjalan efisien, dan bahkan akan ada kotoran yang lolos dari filter kolam renang. Setiap tipe filter memiliki cara sendiri untuk mengeceknya, yang paling jelas dapat Anda jadi patokan utama adalah indikator tekanan yang terdapat di filter. Jangan buang manual book / buku panduan manual yang Anda dapat saat membeli filter kolam renang, karena untuk merawat dan mengganti media filter akan memerlukan proses pembongkaran dan pemasangan kembali. Terutama untuk filter catrid, dimana filter jenis ini perlu di keluarkan untuk dibersihkan di luar, berbeda dengan DE dan sand filter, dimana untuk membersihkannya Anda hanya perlu memutar tuas ke arah backwashing. Pelajari selengkapnya tentang perawatan filter dan pembersihannya di artikel Perawatan Filter Kolam Renang Agar Tetap Efisien dan Optimal

O-Ring Keranjang Pompa, Buka keranjang pompa dan periksa o-Ring yang ada di sana, apakah terdapat retakan atau bagian yang gepeng / rata halus. Hal ini menjadi penting untuk di periksa karena merpukaan bagian critikal yang dapat mempengaruhi tekanan air. Berikan pelumas sebelum memasangkannya kembali, Jika Anda tidak dapat membuka tutupnya, gunakanlah alat bantu “kunci pas” tanpa terlalu memaksanya, penambahan pelumas sedikit dari bagian luar akan cukup membantu.

Keranjang pompa, pastikan Anda memeriksa keranjang pompa sambil memeriksa o-Ring seperti di atas, buanglah kotoran yang ada di keranjang pompa, dan siramlah menggunakan air sebelum mengembalikannya. Keranjang ini akan membantu penyaringan pada kotoran-kotoran besar yang melewati skimmer.

Indikator tekanan, Saat pompa dimatikan (off) seharusnya indikator tekanan akan turun ke arah 0. Namun, jika tidak ada perubahan pada jarum indikator tekanan, maka indikator tersebut rusak dan Anda perlu menggantinya. Karena indikator ini menjadi pedoman kita untuk sekilas memastikan kondisi filter yang ada di kolam renang tanpa harus melakukan pembongkaran filter.

Keranjang penampung di skimmer, Pastikan kondisi keranjang skimmer baik, tidak ada retakan atau rusak. Karena, jika ada kotoran yang cukup besar masuk atau lolos dari skimmer, akan dapat menyumbat sistem sirkulasi dan tentunya akan menggangu kinerja dari sistem filterasi

Written by / 114 Articles

Kami adalah Kontraktor Kolam Renang menangani desain,pembuatan,perawatan dan renovasi kolam renang dengan pengalaman puluhan tahun dan klien yang tersebar di Jawa dan Luar Jawa. Kami mengutamakan kualitas dan kepuasan Pelanggan. Info dan Konsultasi hubungi: 081287115614

error: Content is protected !!
LIVECHAT WHATSAPP