Blog

HomeArtikelMengenal Alat dan Cara menguji Kandungan Stabilizer kolam renang
Jasa Pembuatan Kolam Renang JogjaJasa Pembuatan Kolam Renang Jogja

Mengenal Alat dan Cara menguji Kandungan Stabilizer kolam renang

Kandungan klorin di air kolam renang tidak stabil jika berdiri sendiri, karena klorin akan terurai jika terkena sinar matahari, terutama saat kondisi musim kemarau klorin di kolam renang akan lebih cepat terurai. Nah, stabilizer ini merupakan sebutan untuk bahan kimia yang akan kita tambahkan terutama untuk kolam renang outdor, fungsinya untuk menjaga kestabilan kandungan klorin di kolam renang. Tanpa atau sedikitnya kadar stabilizer di kolam renang akan menyebabkan klorin cepat hilang dan turun. Namun, jika kadar stabilizer terlalu tinggi, justru akan menggangu kinerja dari klorin sebagai sinitasi.

Stabilizer sudah terkandung di beberapa produk klorin untuk kolam renang, yang disebut dengan Trichlor berupa tablet atapun dichlor yang berbentuk butiran kecil.  Umumnya tablet klorin seperti trichlor dan dichlor mengandung lebih dari 5% stabilizer. Jika ada seseorang yang merekomendasikan produk trichlor tablet daripada klorin jenis lain, ingatlah bahwa saat anda mengunakan tablet ini, akan meningkatkan kadar stabilizer di kolam renang. Semisal, Kaporit tablet tidak mengandung stabilizer di dialamnya. Namun, selalu membaca komposisi atau kandungan dari sebuah prodak terutama bahan kimia adalah tindakan bijak dan selalu di rekomendasikan kepada siapapun.

Kapapun kita menggunakan trichlor tablet, ataupun dichlor stabilizer butir, kita perlu memperhatikan tingkat stablizer di kolam renang. Jika tingkat stabilizer mencapai 100 ppm, klorin di kolam renang akan menjadi tidak aktif membasmi kontaminan.

Penambahan Stabilizer ( Butiran Dichlor )

  1. Jika stablizer di kolam terlalu rendah, kita akan perlu untuk menambahnya, banyaknya kadar atau takaran yang diperlukan tergantung pada berbagai faktor seperti volume kolam, kadar dari produk, dan tentunya tingkat stabilizer saat ini. Anda dapat melihat petunjuk dosis pengugnaan yang tertera pada produk stabilzer.
  2. Pastikan sebelum menambahkan stabilizer, kita sudah membersihkan filter atau melakukan backwash pada DE/sand filter. Karena butiran stabilizer yang belum terlalur sering kali tersangkut di filter akibat terdorong sistem sirkulasi. Sehingga, jika setelah Anda menambahkan stabilizer, lalu membersihkan filter sama halnya Anda membuang stabilizer tersebut bersamaan dengan kotoran yang ada di filter.
  3. Dengan nyalanya pompa, bukalah tutup skimmer dan secara perlahan dan bertahap taburlah butiran-butiran untuk menambah stabilizer di dekat skimmer agar terhisap masuk ke sistem sirkulasi. TAMBAHKAN BERTAHAP sedikit demi sedikit. Jangan secara langsung menabur seluruh stabilizer sekali tuang karena dapat menyebabkan sumbatan pada keranjang pompa. Diamkan hingga 24 jam, lalu ceklah kandungan stabilizer di hari berikutnya.

PENTING.! Bersabarlah saat menambahkan stabilizer. Jika Anda menuang terlalu banyak dalam satu waktu, akan dapat memicu berbagai masalah seperti tersumbatnya skimmer, atau lebih buruknya tersumbatnya terjadi di dalam jalur pipa.

Catatan :

  • Dosis atau takaran yang digunakan di atas tergantung pada kondisi yang Anda hadapi di lapangan. Dan jika setelah melakukan pengujian kandungan air, Anda mendapakan hasil pembacaan yang tidak memberikan nilai pasti, hubungilah tenaga profesional untuk mencegah berbagai permasalahan yang dapat terjadi akibat kesalahan pembacaan tingkat kandungan air kolam renang.

Menguji Tingkat Stabilzer

Setiap produk tes kit atau seperangkat alat uji kolam renang selalu disertai dengan buku petunjuk penggunaan. Pada kesempatan kali ini, kami menggunakan produk Taylor tes kit. Anda hanya perlu mengikuti petunjuk penggunaan prodak yang tersedia di dalam kemasan kit yang Anda beli.

  1. Gunakan botol kecil yang terdapat di dalam tes kit yg terbuat dari plastik dan bening. Isilah botol ini setengah penuh dengan air kolam, mencapai batas yang ada di botol 7 mL. Atau Anda dapat menggunakan tabung reaksi yang ada ukurannya. Tambahkan reagen R-0013 dengan takaran yang sama, lalu kocoklah perlahan hingga 30 detik.
  2. Cocokanlah warna dengan tabel warna indikator untuk tes kandungan cyanuric Acid (CYA).
  3. Dari hasil kecocokan warna ini, Anda dapat menentukan angka yang mendekati warna tersebut. Jika Angka mencapai 60, maka dapat dipastikan bahwa kadar stabilizer / cya di kolam renang tinggi dan perlu di turunkan.

Jasa Pembuatan Kolam Renang Jogja

Written by / 85 Articles

Kami adalah Kontraktor Kolam Renang menangani desain,pembuatan,perawatan dan renovasi kolam renang dengan pengalaman puluhan tahun dan klien yang tersebar di Jawa dan Luar Jawa. Kami mengutamakan kualitas dan kepuasan Pelanggan. Info dan Konsultasi hubungi: 081287115614

Like Fanspage Kolamrenangpro
Or wait 15 seconds
error: Content is protected !!