Blog

HomeArtikelMencegah atau Mengontrol Pertumbuhan Alga Hitam Di Kolam Renang
Jasa Pembuatan Kolam Renang JogjaJasa Pembuatan Kolam Renang Jogja

Mencegah atau Mengontrol Pertumbuhan Alga Hitam Di Kolam Renang

Untuk melakukan sebuah tindakan pencegahan, tentu kita perlu mengenali apa yang ingin di cegah. Karakteristik, prilaku, kebutuhannya dll. Sama seperti alga jenis lainnya, Alga hitam (sesungguhnya berwarna biru kehijau-hijauan tapi di anggap hitam karena terlalu gelap) aakan tumbuh sangat cepat pada air yang memiliki suhu hangat. Sehingga musim panas merupakan moment yang tepat untuk alga hitam berkembang pesat menyelimuti dinding atau lantai kolam renang Anda. Alga ini memiliki daya tahan yang baik terhadap chlorine yang merupakan disinfektan paling sering digunakan untuk membasmi segala macam kontaminan kolam renang dan sebagai bahan shock treatment. Ketahanan alga ini didapatnya dari lapisan terluar sel yang membuat sinitasi tidak dapat menembus dinding sel dan tidak dapat membunuh inti dari sel organisme ini. Untuk lebih memahami cara kerja chlorine dapat Anda simak di artikel tentang Mengenal Bahan Kimia Perawatan Kolam Renang : Chlorine.

Nah, walaupun ganggang atau alga hitam ini sesungguhnya tidak berbahaya dan tidak secara langsung mengangu pengguna kolam renang, akan tetapi alga hitam yang tumbuh dan berkembang hingga dapat terlihat oleh mata kita menjadi pertanda bahwa ada kemungkinan bakteri-bakteri lain juga ber kembang di kolam renang tersebut.

Jenis alga lain yang sering menggangu kolam renang adalah alga hijau, dan mustard yang sangat ideal sebagai tempat berkembang biaknya bakteri. Alga akan tumbuh di kolam renang yang memiliki sistem sirkulasi yang buruk, pH yang tinggi, dan rendahnya kadar free chlorine .

Setelah mengetahui karakter dari alga hitam di atas, berikut ini cara mencegah agar alga tidak tumbuh dan berkembang di kolam renang Anda.  Intalah istilah “Mencegah lebih baik dari pada mengobati”:.

Lakukan pengujian dan seimbangkan kimia air kolam renang lebih sering. Kadar klorin di kolam renang idealnya berada di kisaran 1.0 – 3.0 ppm (free chlorine). pH idealnya antara 7.2 – 7.8 dan Alkalinity iealnya antara 80 – 120 ppm. Ujilah dan buatlah tingkat kimia air kolam renang sesering mungkin, seminimalnya dua kali seminggu. Sedangkan untuk kadar Calcium hardness setidaknya harus Anda uji setiap bulannya dan idealnya berada di kisaran 180-220 ppm. Tapi, jangan mengabaikan keseimbangan kimia lainnya. Selengkapiya untuk keseimbangan kimia kolam renang yang ideal dapat Anda simak di artikel berikut ini. Pentingnya Menjaga Keseimbangan Air Kolam Renang Pada Kondisi Ideal

Lakukan Shock Treatment Rutin. Setiap seminggu sekali atau dua minggu sekali, lakukanlah perawatan shock treatment untuk menghilangkan chloramine (molekul klorin yang telah terkombinasi dengan partikel lain sering disebut juga combined chlorine)  dan menaikkan kandungan free chlorine di kolam renang untuk membasmi kontaminan lebih dini seblum berkembang. Berikut ini 3 bahan kimia dasr dari produk yang bisa digunakan untuk shock treatment.

  • Calcium hypochlorite (kaporit) atau ilithium hypochlorite (liporit)
  • klorin serbuk
  • Potassium peroxymonosulfate

3 hal di atas bukanlah nama produk, tapi senyawa yang terdapat di dalam produk tersebut. Bacalah komposisi atau keterangan produk saat Anda membelinya. Karena disana ada keterangan penting seperti senyawa, kadar konsentrat, dan petunjuk penggunaannya.

Bersihkan Filter. Filter yang penuh kotoran akan tersumbat sehingga tidak dapat bekerja efisien dan tersumbatnya filter ini dapat menggangu kuat aliran air dari pompa dan tentunya air kolam renang tidak akan tersaring maksimal.

Sirkulasikan air kolam renang Anda setiap hari. Untuk menjaga agar air selalu bersih dan jernih, serta memerangkap segala jenis kotoran mikro di filter, kita perlu menjalankan sistem sirkulasi (menyalakan pompa) setidaknya 8-12 jam sehari. Terutama di musim yang panas dimana spora-spora alaga mendapatkan kondisi yang ideal untuk berkembang, jalankanlah sistem sirkulasi lebih lama. Hal ini bertujuan agar semua spora alga yang tersebar di berbagai lokasi di kolam renang akan melalui filter dan terperangkap disana sehingga tidak mengendap dan bersarang di dinding atau lantai kolam renang (tentu Anda tetap perlu menjalankan perawatan penyikatan dan pemvakuman kolam renang). Sistem sirkulasi tidak hanya ditujukan untuk mengarahkan air ke filter, tetapi juga untuk mendistribusikan bahan-bahan kimia yang Anda gunakan ke kolam renang Agar tersebar dan terlarut di seluruh area kolam renang. Disamping menjalankan sistem sirkulasi setiap hari, Anda juga tentu perlu melakukan pengecekan pada skimmer dan keranjang pompa yang menampung kotoran-kotoran besar beserta menjaring dedaunan dan kotoran besar lain dari permukaan kolam renang. Hal ini akan menjaga sistem sirkulasi berjalan optimal tanpa hambatan.

Setelah semua di atas , pertimbangkanlah untuk lebih memperkuat pertahanan kolam renang terhadap pertumbuhan dan perkembangan alga dengan menggunakan algaesida.  Terutama jika kolam renang Anda sudah pernah ditumbuhi alga hingga berstatus cukup parah, sebaiknya Anda menggunakan algaesida sebagai pencegahan lebih awal. Karena sekali kolam renang terserang atau terdapat pertumbuhan alga hitam atau alga jenis lainnya, walaupun sudah di lakukan pembersihan total, kolam renang akan rentan terhadap pertumbuhan alga di kemudian hari. Gunakan algaesida ke kolam renang secara rutin setiap bulan sekali. Anda dapat menggunakan algaesida dengan dasar senyawa Ammonia (dikhususkan untuk pencegahan alga hijau), akan tetapi hal itu berarti Anda tidak dapat menggunakan algaesida bersamaan dengan shock chlorine ke kolam renang.  Sedangkan khusus untuk algaeside yang lebih ampuh dan dapat mencegah pertumbuhan dan perkembangan alga hitam gunakanlah algaesida dengan senyawa dasar logam (terutama tembaga).

Sikat dan vakum kolam renang seminggu sekali. Menyikat dinding dan lantai kolam renang, serta melakukan proses pemvakuman kolam renang akan mencegah spora-spora alga untuk menempel pada dinding dan lantai. Sikatlah bagian lantai, dinding, dan tangga kolam renang.Gunakan sikat kawat atau logam pada dinding dan lantai kolam renang dengan finishing beton. Dan gunakan sikat dari plastik / nylon untuk kolam renang yang terbuat dari finishing vinyl ,fiberglass. acrylic, dan lainnya yang dapat tergores jika menggunakan sikat logam.

Written by / 114 Articles

Kami adalah Kontraktor Kolam Renang menangani desain,pembuatan,perawatan dan renovasi kolam renang dengan pengalaman puluhan tahun dan klien yang tersebar di Jawa dan Luar Jawa. Kami mengutamakan kualitas dan kepuasan Pelanggan. Info dan Konsultasi hubungi: 081287115614

error: Content is protected !!
LIVECHAT WHATSAPP