Blog

HomeArtikelCara Plester Kolam Renang yang Benar
jasa pembuatan kolam renang jogjajasa pembuatan kolam renang jogja

Cara Plester Kolam Renang yang Benar

Seperti pada umumnya, langkah awal sebelum memplester beton kolam renang perlu di buat patokan (kepalaan) pada bagian-bagian tertentu beton.Hal ini ditujukan agar plesteran rata dan siku. Sedangkan untuk dinding kolam renang yang didesain melengkung / meliuk-liuk, sebagai kepalaan dapat menggunakan pipa dengan diameter sekitar 1″. Pipa tersebut digunakan sebagai patokan pada bagian atas dinding.

 Ketebalan plester beton direkomendasikan 2,5 sampai 5 cm, Hindari ketebalan plester yang kurang dari 2,5 cm atau lebih dari 5 cm. Hal ini akan mengurangi kepadatan hasil plestersehingga mudah retak. Namun ada beberapa kejadian di lapangan yang terkadang mengharuskan plester lebih dari 5 cm. Ini dapat terjadi jika pada proses pembuatan beton tidak siku. Sehingga pada proses pemlesteran perlu menyikukan beton dengan tambahan lapisan tersebut. Oleh sebab itu, pada proses pembuatan beton perlu mengikuti prosedur dan patokan yang benar, dengan begitu akan lebih mempermudah pada tahap pemlesteran.

Untuk mengantisipasi permasalahan pada paragraf 2, sebelum melakukan proses pemlesteran sebaiknya lakukan pemeriksaan pada beton. Adakah bagian tertentu beton yang dapat mengganggu proses pemlesteran, seperti beton cembung / menonjol / cekung. Jika ditemukan maka dapat diantisipasi dengan dibobok / chipping, namun perlu kehati-hatian agar tidak menyebabkan keretakan pada beton.

Pada proses pemlesteran lantai kolam renang, kemiringan elevasi tidaklah diperlukan. Hal tersebut hanya diperlukan seperti di kamar mandi, tempat cuci, dll yang berfungsi untuk mengarahkan air ke floordrain. Kenapa? Karena pada kolam renang, digunakan sistem maindrain dengan mengandalkan hisapan pompa dan sisanya dibantu gravitasi.

Menyesuaikan ketebalan plester, pemberian patokan, dengan bahan finising yang akan digunakan akan sangat membantu. Perhitungan / perkiraan diperlukan untuk meminimalisir potongan pada bahan finising seperti keramik, bibir kolam, dll. Pada sudut-sudut kolam renang, usahakan tidak membentuk sudut, gunakan keramik yang melengkung dikususkan untuk sudut-sudut atas kolam / bibir kolam / tangga kolam. Hal ini akan menambah keamanan serta kenyamanan kolam renang Anda. Sedangkan untuk sudut pada dasar kolam renang, perlu diberikan kemiringan sekitar 45 derajat. Hal ini diperlukan agar kotoran tidak mengendap di sudut-sudut dasar kolam renang.

Untuk perhitungan kebutuhan pasir & semen pada proses pemlesteran dapat di hitung dengan Pasir ( 0,03 kubik per meter persegi) dan semen (0,24 zak per meter persegi) sedangkan kebutuhan semen untuk acian (0,08 zak per meter persegi).

Ada beberapa hal / poin yang perlu di perhatikan pada proses pemlesteran yang benar. Agar plesteran tidak lepas, karena jika plesteran lepas / tidak merekat pada dinding, perlu mengulang proses waterprofing. Maka dari itu, berikut ini point-point penting saat proses pemlesteran.

  • Hindari hasil plesteran dari sinar matahari langsung.
  • Jika kondisi kemarau, basahi beton dengan percikan air( agar lembab ) sebelum ke proses pemlesteran, panas karena jika terlalu cepat kering, plesteran justru tidak akan merekat baik pada beton, dan dapat menyebabkan plesteran lepas / rapuh / retak-retak pada beberapa hari setelahnya.
  • Basahi permukaan waterproofing agar lembab kemudian berikan sedikit lapisan semen dengan melumurinya, dengan semen encer. setelah proses tersebut baru masuk ke proses kamprot. lakukan hal ini secara bertahap, setelah hasil kamprotan setengah kering, lakukanlah proses pemlesteran.

Written by / 30 Articles

Kami adalah Kontraktor Kolam Renang menangani desain,pembuatan,perawatan dan renovasi kolam renang dengan pengalaman puluhan tahun dan klien yang tersebar di Jawa dan Luar Jawa. Kami mengutamakan kualitas dan kepuasan Pelanggan. Info dan Konsultasi hubungi: 081287115614

Like Fanspage Kolamrenangpro
Or wait 15 seconds
error: Content is protected !!