Blog

HomeArtikelBeragam Tipe Senyawa Kimia Yang Digunakan Untuk Shock Treatment
Jasa Pembuatan Kolam Renang JogjaJasa Pembuatan Kolam Renang Jogja

Beragam Tipe Senyawa Kimia Yang Digunakan Untuk Shock Treatment

Pemilik kolam renang yang benar-benar baru dan sama sekali belum pernah mendapatkan referensi tentang perawatan kolam renang sering kali bingung saat mendengan istilah Shock Treatment. Bahkan ada beberapa orang yang benar-benar awam, setelah mendengar istilah tersebut mengira bahwa perawatan kejutan ini dilakukan dengan listrik atau strum. Tentu saja kita sering mendengar kesengajaan orang melakukan penangkapan ikan di sungai dengan menggunakan strum yang dapat menghancurkan ekosistem dari sungai itu sendiri. Mungkin hal ini yang menjadi dasar beberapa orang awam menyimpulkan shock treatment lekat dengan listrik.

Istilah Shock Treatment atau perawatan dengan pemberian kejutan ini dimaksudkan untuk memberikan dosis dari bahan kimia disinfektan (chlorine / non-chlorine)  lebih tinggi dari biasanya, sehingga kontaminan baik bakteri , alga dan unsur-unsur kimia lain yang dapat menginfeksi manusia akan terurai dan terbasmi. Pemberian disinfektan rutin dalam kurun waktu beberapa hari, bermaksud dan bertujuan untuk menjaga tingkat kandungan disinfektan yang bebas ada di dalam kolam renang, sehingga dapat “menjaga” kondisi air kolam renang. Sedangkan shock treatment, biasanya dilakukan seminggu sekali atau dua minggu sekali menyesuaikan kondisi seperti cuaca dan frekuensi penggunaan kolam renang, tujuannya untuk membasmi sebagian besar bakteri, alga, unsur-unsur serta kontaminan lain yang lolos dari kondisi pencegahan.

Kapan Shock Treatment perlu dilakukan pada kolam renang

Mungkin beberapa sumber, bahkan di artikel sebelumnya menyatakan bahwa shock treatment perlu dilakukan seminggu sekali. Sesungguhnya hal ini menjadi terlalu banyak jika di aplikasikan ke kolam renang pribadi. Untuk menentukan frekuensi shock treatment perlu memperhatikan kondisi dan situasi di kolam renang, seperti frekuensi penggunaan kolam renang, cuaca, kebersihan dan frekuensi perawatan, dan lain sebagainya. Semakin banyak pengguna dan semakin sering kolam renang digunakan, maka akan semakin banyak pula kontaminan yang bisa saja terbawa oleh pakaian perenang, keringat, bodylotion, makeup, dan lainnya. Begitu pula dengan cuaca, semakin ekstrim cuaca seperti hujan deras akan memungkinkan kestabilan kmia air kolam terganggu serta banyak kontaminan yang masuk ke kolam renang. Anda dapat menyesuaikan dengan melihat kondisi di kolam renang pribadi Anda, 2-3 minggu sekali tidaklah menjadi masalah selama sesuai dengan kondisi yang ada. Akan lebih baik, agar lebih terpantau dan terjamin, tak ada salahnya Anda menanyakan pada pihak yang ahli dan telah berpengalaman menangani perawatan kolam renang untuk mendapatkan jadwal perawatan yang perlu Anda lakukan.

Seperti telah dijelaskan, tujuan atau alasan utama melakukan shock treatment adalah untuk membasmi atau menghilangkan bakteri di air, membantu untuk menjernihkan air yang keruh, serta menghilangkan kandungan chloramine / combined chlorine. Jika Anda meliaht ada muncul bercak bercak baik dipermukaan air atau di dinding / lantai kolam renang yang merupakan hasil dari berkembangnya alga di kolam renang, maka saat itu juga Anda perlu melakukan shock treatment dengan pemberian dosis yang lebih tinggi hingga dua sampai tiga kali dosis shock biasanya.

Nah, berikut ini ada beberapa senyawa yang akan Anda temui di berbagai merek prodak yang ada di pasaran. Tipe-tipe bahan untuk shock treatment di kolam renang.

  1. Calcium Hypochlorite (Atau akrab di sebut KaPoRit)
    Merupakan senyawa atau tipe disinfektan serta shock treatment yang paling sering digunakan. Ada beragam versi dari pengaplikasian senyawa ini kedalam produk disinfektan air kolam renang, versi-versi itu memiliki perbedaan pada persentase atau banyaknya chlorine yang terkandung di dalam produk tersebut. Serta beberapa produk juga menyatukan senyawa buffer atau CYA (cyanuric Acid) untuk melengkapi prodaknya.

    (+) Keunggulan dari Cal-Hypo ini adalah harganya yang murah dan mudah di temui di pasaran. Serta telah teruji keefektifannya dalam membasmi segala jenis kontaminan yang ada di air kolam renang.

    (-) Kelemahan Bersifat korosif, dan sangat direkomendasikan untuk melarutkannya terlebih dahulu pada sejumlah air sebelum menambahkannya ke kolam renang.

  2. Lithium Hypochlorite (Atau sebutan lainnya Liporit)
    Berupa serbuk atau butiran kecil yang sangat mudah terurai di air dan sesuai digunakan pada semua jenis kolam renang. Produk ini digunakan jika kadar Chalcium Hardness di kolam renang cukup tinggi, sehingga jika menggunakan Cal-Hypo akanmenambahkan tingkat dari kalsium terlarut di air kolam renang.

    (+) keunggulan dari Li-Hypo ini adalah tidak perlu untuk dilarutkan saat pengaplikasiannya, tidak meninggalkan zat sisa atau endapan, dan tentu saja bebas dari kandungan kalsium.

    (-) Kekurangannya harga lebih mahal dibanding cal-hypo dan kandungan atau persentase chlorine yang tersedia lebih sedikit.

  1. Sodium Dichloro-S-Triazinetrione
    Juga sering disebut Di-Chlor, merupakan bentuk klorin yang telah stabil dan dapat digunakan sebagai disinfektan / shock treatment. Di-Chlor ini dihasilkan dari kombinasi antara disinfektan klorin dengan beberapa kadar CYA seagai penstabil atau buffernya. Sehingga, Kita tidak perlu menambahkan CYA untuk penstabil / stabilizer klorin di kolam renang jika menggunakan produk ini.

    (+) kelebihannya, stabil, pH seimbang, lebih tahan lama di air, dapat digunakan saat siang hari, dan tidak mengandung kalsium.

    (-) kekurangannya lebih mahal dari produk kaporit tetapi lebih murah daripada liporit.

  1. Potassium Monopersulfate
    Senyawa kimia yang sering dijadikan alternatif pengganti klorin. Sering dikenal juga dengan non-chlorine dan di kalangan tertentu sering menyebutnya sebagai Potassium Peroxymonosulfate. Kemampuannya sama dengan klorin dalam hal mengoksidasi kontaminan di air kolam renang dan menghancurkannya. Digunakan pada kolam renang yang ingin terbebas dari senyawa klorin dan aman juga digunakan pada kolam renang dengan finishing vinyl.

    (+) Bereaksi cepat, Tanpa kandungan klorin, Lebih cepat terlarut, dan bebas kalsium

    (-) kelemahannya dari segi harga lebih mahal dibanding dengan produk klorin.

Written by / 114 Articles

Kami adalah Kontraktor Kolam Renang menangani desain,pembuatan,perawatan dan renovasi kolam renang dengan pengalaman puluhan tahun dan klien yang tersebar di Jawa dan Luar Jawa. Kami mengutamakan kualitas dan kepuasan Pelanggan. Info dan Konsultasi hubungi: 081287115614

error: Content is protected !!
LIVECHAT WHATSAPP